Bagaimana Cara Cacing Tanah Bernafas

Bagaimana Cara Cacing Tanah Bernafas

20mgtadalafillowest-price.info – Jenis cacing yang paling banyak Anda temui pastinya adalah cacing tanah, betul? Ya, hewan invertebrate (tidak bertulang belakang) ini sering kali Anda temui di pot-pot tanaman yang ada di rumah. 

Dikatakan cacing tanah karena memang dapat bernafas di tanah. Menarik ya? nah, menariknya lagi, cacing tidak bernafas menggunakan paru-paru seperti halnya manusia. Melainkankan bernafas menggunakan kulitnya. Lalu, bagaimana cara cacing tanah bernafas?

Bagaimanakah Caranya Bernafas

Hewan bernama latin Lumbricus Rubellus memiliki ukuran tubuh kecil pendek hingga kecil panjang, loh. Yakni, ukurannya mulai 1 milimeter hingga 3 meter. Tubuh lembutnya terdiri dari cincin-cincin atau disebut juga dengan annuli. 

Lumbricus Rubellus memiliki bentuk tubuh seperti tabung, yang terdiri dari 2 tabung. Tabung bagian dalam disebut alat pencernaannya. Sedangkan tabung bagian luar disebut kulit dindingnya. Walaupun tidak memiliki mata sekaligus telinga, namun dengan mulut serta kepekaan tubuhnya, hewan lembut ini mampu merasakan sentuhan, cahaya, serta panas. 

Dalam kesehariannya, Lumbricus Rubellus makan makanan yang ada di tanah. Disepanjang perjalanannya, ketika menemukan sisa tumbuhan yang sudah mati, itu menjadi ladang makanan baginya. Jadi, biarkan saja tumbuhan-tumbuhan tersebut apabila sudah mati, karena ada makhluk ciptaanNya yang perlu mendapat makan. Anda bisa menyisihkan juga jika tidak ingin terlihat kotor. 

Nah, karena hanya memiliki mulut dan kulit tubuh yang peka, sedangkan tidak memiliki paru-paru atau insang, hewan invertebrata ini dapat bernafas menggunakan kulitnya. Kulit tipis tersebut bersentuhan dengan udara di sekitarnya. Umumnya benda-benda ini menempel pada benda-benda di sekitar tanah. 

Jika cuacanya terlalu panas dan kering, Lumbricus Rubellus bisa mati. Hmmm, pantas saja, semakin tanahnya subur, segar, apalagi musim penghujan, hewan berkulit lembut ini sering menampakkan dirinya. 

Uniknya Hewan Invertebrata Ini

Ada beberapa hal unik pada hewan invertebrate ini. Berikut beberapa di antaranya. 

 

  • Bernafas Menggunakan Kulit

 

Di dalamnya terdapat kutikula, ialah lapisan tipis yang mampu menyerap oksigen (udara) di dalam tanah untuk masuk ke pembuluh darahnya. Setelah itu, oksigen tersebut akan diedarkan ke seluruh tubuhnya. 

 

  • Adaptasi Lingkungan

 

Pasalnya karena hidup di tanah, maka hal tersebut memudahkannya untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Apabila menggunakan alat pernafasan lain seperti paru-paru, trakea, atau insang, tidak akan sesuai dengan habitatnya. Itulah, sungguh indah kuasaNya. Sang Pencipta tahu apa yang terbaik untuk makhluknya, walaupun makhluk kecil. 

 

  • Makanannya 

 

Hewan ini suka makan akar tanaman, daun-daunan, atau makhluk kecil lainnya seperti protozoa, nematode, bakteri, jamur, dan rotifera. Biasanya proses pengumpulannya terjadi pada malam hari agar terhindar dari perburuan dan tubuhnya tidak kekeringan ketika harus terkena sinar matahari. 

Hasil pengumpulannya kemudian disimpan dalam sarangnya agar ketika dimakan sudah sedikit lunak. Mungkin, efek karena kulitnya tipis juga bisa ya. Sehingga, bahan makanannya harus lunak terlebih dahulu. 

Untuk porsinya, dalam sehari mampu makan sebanyak 1/3 tubuhnya. Kuat, ya? Nah, setelah dicerna, maka akan dikeluarkan menjadi kotoran. Kotoran inilah sumber suburnya tanaman.  

Perlu diingat, Lumbricus Rubellus tidak memakan jeruk. Karena kandungan zat dalam buah jeruk dapat menyebabkannya mati. 

Menarik juga ya hewan invertebrata satu ini. Walaupun terkesan jijik, tetapi memiliki manfaat berarti bagi tumbuh kembang tanaman. 

Baca Juga : Cara Ubah Username Shopee Melalui Perangkat HP

Nah, itulah informasi yang bisa kami berikan tentang bagaimana cara cacing tanah bernafas. Bukan hanya itu, ternyata cacing ini memang hewan kecil nan unik.